Hoerudin Amin Gelar Pelatihan Pengolahan Tanaman Berbasis Organik di Tasikmalaya



Media Warga+62.My.Id - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Muhammad Hoerudin Amin,S.Ag, M.H, bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar kegiatan Pelatihan Pengolahan Tanaman Berbasis Organik di Gedung Serbaguna DPRD Kota Tasikmalaya, Minggu (15/3/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan, terutama petani dan anggota Karang Taruna yang ada di wilayah Kota Tasikmalaya. Pada Bimtek tersebut, para peserta diberi pemahaman tentang teknik pengolahan tanaman dengan menggunakan pupuk organik yang bisa dibuat sendiri, sehingga bisa mengurangi beban pengeluaran, dengan hasil panen memuaskan. 

Muhammad Hoerudin Amin, S.Ag, M.H, mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini langsung diberikan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam rangka peningkatan kapasitas riset dan inovasi untuk masyarakat dalam pengolahan tanaman pangan berbasis organik. 


"Selaku mitra kerja, DPR mempunyai tugas untuk mendorong pengembangan riset, inovasi, dan invensi yang dihasilkan BRIN agar bermanfaat dan berhasil guna untuk diterapkan secara langsung oleh masyarakat," ujarnya. 

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi PAN, H.Budi Mahmud Saputra, S.E,yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik kegiatan ini dan mengajak para peserta untuk bersungguh-sungguh dalam mengikuti bimbingan ini, sehingga ilmu yang didapatkan hari ini dapat diaplikasikan. 

Dengan pelatihan ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya para petani tentang teknik pengolahan tanaman menggunakan pupuk organik. Hal ini juga dapat membantu meningkatkan produktivitas hasil pertanian organik dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. 

Muhammad Haerudin Amin juga menekankan pentingnya kerjasama antar para petani untuk membangun satu kekuatan di dalam mendorong produktivitas hasil pertanian organik. 

 "Pelatihan ini untuk kepentingan bersama yang dapat menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dapat mendorong terciptanya keahlian dalam bidang pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan," tambahnya. 

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat Tasikmalaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian organik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama