Media Warga+62.My.id – Suasana Alfath Building Center, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Senin 1 Mei 2026, terasa berbeda. Hangat, penuh kebersamaan, dan gelak tawa mewarnai puncak perayaan HUT ke-27 PT Permodalan Nasional Madani Cabang Tasikmalaya.
Ribuan karyawan tumplek di lokasi acara. Hadir pula Kepala PNM Cabang Tasikmalaya, Ara Koswara, bersama jajaran manager cabang. Sejak pagi, aula dipenuhi semangat kekeluargaan. Yel-yel, tepuk tangan, dan senyum karyawan menjadi bukti kuatnya ikatan di tubuh PNM Tasikmalaya.
Dalam sambutannya, Ara Koswara menyebut usia 27 tahun sebagai perjalanan panjang yang tidak sebentar. “27 tahun bukan waktu yang singkat. Ini bukti konsistensi PNM hadir mendampingi masyarakat,” ujar Ara di hadapan ribuan karyawan.
Mengusung tema “Bersama Setiap Langkah Menemani Setiap Perjuangan”, PNM menegaskan kembali komitmen dan jati dirinya. Ara menekankan, PNM tidak sekadar menyalurkan modal usaha. Lebih dari itu, PNM hadir memberikan dampak sosial. “Kita bukan hanya memberi modal, tapi hadir memberikan sosial. Mendampingi ibu-ibu prasejahtera agar naik kelas,” tegasnya.
Tema tersebut, kata Ara, menjadi pengingat bahwa setiap langkah karyawan memiliki arti. Pekerjaan di PNM bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari ibadah. Karena itu ia berpesan agar seluruh insan PNM bekerja dengan tiga kunci: ikhlas, cerdas, dan kerja keras.
Momen puncak HUT ke-27 kian istimewa dengan diluncurkannya lagu resmi PNM Tasikmalaya berjudul “Tasik Hade”. Lagu tersebut diperkenalkan langsung di atas panggung dan sontak disambut meriah karyawan. Liriknya bercerita tentang semangat, kebersamaan, dan kecintaan pada Tasikmalaya.
“Semoga ‘Tasik Hade’ menjadi penyemangat dan motivasi bagi seluruh karyawan. Ketika lelah di lapangan, ingat lagu ini. Ingat kita sedang berjuang untuk keluarga dan nasabah,” ungkap Ara.
Peluncuran lagu ini menjadi simbol baru bagi PNM Cabang Tasikmalaya. Tak hanya sebagai hiburan, “Tasik Hade” diharapkan memperkuat identitas dan kebanggaan karyawan sebagai bagian dari PNM.
Kemeriahan acara juga diisi pemotongan tumpeng, pemberian penghargaan untuk karyawan berprestasi, dan penampilan kreatif dari tiap divisi. Canda tawa pecah saat sesi games dan doorprize. Momen kebersamaan itu mempertegas budaya kerja PNM yang solid dan humanis.
Selama 27 tahun, PNM Cabang Tasikmalaya telah mendampingi ribuan nasabah ultra mikro, mayoritas perempuan pelaku usaha. Melalui program Mekaar, PNM tidak hanya memberi pinjaman tanpa agunan, tetapi juga pendampingan usaha dan literasi keuangan.
Ara berharap di usia ke-27, PNM semakin relevan. “Tantangan ke depan makin kompleks. Digitalisasi, perubahan perilaku nasabah, dan kondisi ekonomi harus kita jawab dengan inovasi. Tapi satu yang tidak boleh berubah: semangat melayani,” katanya.
Ia juga mengajak karyawan menjadikan setiap kunjungan ke nasabah sebagai ladang pahala. “Setiap langkah kita ke rumah ibu-ibu, setiap senyum yang kita beri, itu ibadah. Kalau diniatkan ikhlas, capeknya jadi berkah,” pesan Ara menutup sambutan.***
