LKP Sanggar Molek Siap Cetak 25 Wirausahawan Baru Melalui Program PKW

Media Warga+62.My.id – Lembaga Kursus Pwlatihan (LKP) Sanggar Molek kembali menggelar Orientasi dan Pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Kegiatan berlangsung di Sanggar Molek, Kampung Nagrog, RT 01/RW 03, Desa Dawagung, Kabupaten Tasikmalaya, Jum'at (22/05/2026)

Program ini merupakan bagian dari program vokasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menyasar warga putus sekolah dan pengangguran. Tujuannya, membekali peserta dengan keterampilan usaha agar mampu mandiri secara ekonomi.

Penanggung Jawab Program, Yeti Kusmiati, menjelaskan antusiasme pendaftar cukup tinggi. Dari sekitar 50 orang yang mendaftar secara online, terpilih 25 peserta setelah melalui proses seleksi.

“Pesertanya kami seleksi ketat. Yang lolos 25 orang. Mereka akan dilatih langsung praktik usaha, tidak hanya teori,” kata Yeti.

Selama pelatihan, peserta mendapat materi kewirausahaan dan langsung praktik. Total durasi pelatihan mencapai 150 jam selama 25 hari, digelar intensif dari Senin hingga Sabtu. Peserta dibimbing mentor praktisi agar siap merintis usaha sendiri usai pelatihan.

Yeti menambahkan, rekam jejak Sanggar Molek cukup membanggakan. Banyak lulusan sebelumnya yang kini sukses membuka usaha mandiri, diantaranya jasa merias.

“Alhamdulillah, lulusan Sanggar Molek banyak yang berprestasi dan sudah punya usaha sendiri. Itu jadi motivasi kami untuk terus konsisten mendampingi,” ujarnya.

Kasi Dikmas dan Kesetaraan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, AA Rahmat, S.Ag., M.M, turut hadir dan memberi apresiasi. Ia menyebut Sanggar Molek sebagai salah satu LKP aktif yang konsisten mencetak lulusan berkualitas.

“Ini kebanggaan bagi kami, terutama Dinas Pendidikan dan Pemkab Tasikmalaya. Tahun 2025 kemarin, LKP Sanggar Molek meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional,” ucap AA Rahmat.

Menurutnya, program vokasi ini rutin digelar setiap tahun bagi lembaga yang aktif dan tercatat di Dapodik. Pemerintah berharap program ini mampu menekan angka pengangguran dengan melahirkan wirausahawan baru.

“Kami berharap dari program ini lahir wirausahawan yang sukses di kemudian hari. Minimal bisa membuka lapangan kerja untuk dirinya sendiri, syukur-syukur untuk orang lain,” tegasnya.

Kepala Desa Dawagung, Trio Wibiwo Budi, menyambut baik program tersebut. Ia menilai pelatihan kewirausahaan sangat relevan di tengah sulitnya lapangan kerja saat ini.

“Pelatihan seperti ini penting sekali bagi warga. Daripada menganggur, lebih baik dibekali skill usaha. Kami dukung penuh,” kata Trio.

Dengan menggandeng Kemendikdasmen, LKP Sanggar Molek berkomitmen terus menjadi wadah pengembangan vokasi bagi masyarakat. Dari Kampung Nagrog, Desa Dawagung, lahir harapan baru: 25 peserta yang siap naik kelas dari pencari kerja menjadi pencipta kerja.***

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama