Keterangan: salah satu jongko pedagang ayam kampung di Pasar Cikurubuk
Media Warga+62 My.Id- Mendekati Idulfitri 1447 Hijriyyah, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Cikurubuk terus merangkak naik, salah satunya daging ayam. Berdasarkan keterangan H. Undang, salah seorang pedagang ayam di pasar Cikurubuk, harga ayam kampung saat ini dikisaran harga Rp60.000-Rp65.000 per kg. Untuk ayam pejantan diharga Rp48.000-Rp50.000 per kg, ayam kaling seharga Rp38.000 tidak jauh berbeda dengan ayam broiler.
Sedangkan untuk harga bebek dan entog di kisaran harga Rp65.000-Rp70.000 per ekor. Menurut H. Undang, harga tersebut kemungkinan akan terus merangkak naik sampai akhir Ramadan.
Baca Juga :Toko kasur dipadayungan ludes dilalap si jago merah
Dikatakan Undang, dibandingkan tahun lalu, jumlah permintaan lebih menurun dibandingkan tahun lalu, dimana sejak pertengahan hingga akhir puasa selalu ramai pembeli.
"Kalau tahun lalu, memasuki pertengahan hingga akhir puasa sudah mulai ramai pembeli, kalau tahun sekarang mah relatif sepi," kata Undang, saat ditemui di jongko nya, Jum'at (13/03/2026).
Undang berharap, di sisa waktu beberapa hari menjelang Idulfitri ada peningkatan jumlah pembeli dan harga tetap stabil.
"Semoga saja harga bisa stabil dan pembeli bisa meningkat," tambahnya.
Pedagang lain di pasar Cikurubuk juga mengungkapkan kekhawatiran yang sama. Mereka berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah untuk mengstabilkan harga bahan pokok menjelang Idulfitri.
Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait kenaikan harga bahan pokok di pasar Cikurubuk. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan membeli bahan pokok sesuai kebutuhan.***
